Selasa, 26 April 2011

Hasil Rapat Kerja Evaluasi

By : Sekjen

Bismillah...

Berdasarkan rapat kerja evaluasi program wisata edukasi adik asuh. Bahwa acara tersebut alhamdulillah berjalan dengan lancar dan merupakan lounching perdana untuk program kegiatan adik asuh. Seperti halnya manusia yang tidak sempurna, dalam pelaksanaan acara wisata edukasi tersebut panitia menemui kendala-kendala. Diantaranya :

1. Waktu pelaksanaan yang mundur dari agenda semula bulan maret
2. Informasi jarkom yang kurang luas dikarenakan nomor kontak kakak asuh hilang
3. Banyaknya kakak asuh tidak dapat menghadiri acara tersebut dikarenakan bentrok dengan agenda pribadi

Dengan adanya lounching agenda tersebut maka acara tersebut akan diadakan rutin tiap 3 bulan sekali. Insya Alloh 3 bulan kedepan agenda wisata edukasi akan diadakan pada bulan Juli 2011 di Musium Geologi Bandung.

Maka dari itu kami berharap kepada kakak asuh yang tidak dapat menghadiri acara wisata edukasi kemarin bisa mengikuti acara wisata edukasi pada bulan Juli 2011. Suatu kehormatan bagi kami pengurus permadani bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan kakak asuh sekalian. Sekian hasil rapat kerja evaluasi yang dapat kami laporkan.

Kritik & Saran bisa dikirim via :

Facebook Akun : Sekjen Permadani
Email : Permadani_Bandung@yahoo.co.id
Contact Person : 0856 4723 7430 / 0898 6939 035 (Zainal Arifin
)

Senin, 28 Maret 2011

“lainsyakartum laaziidannakum walainkarfartum inna ‘adzaabii lasyadid”

“lainsyakartum laaziidannakum walainkarfartum inna ‘adzaabii lasyadid” “jika kalian bersyukur pasti akan Aku tambah ni’mat-Ku padamu tetapi jika kalian kufur sesungguhnya adzab-Ku amat pedih”. (QS 14:7).

Begitulah firman Allah kepada hamba-Nya. Ini menunjukkan bahwa betapa Allah menyayangi hamba yang pandai mensyukuri nik'mat dan ancaman kepada hamba-Nya yang kufur akan nikmat-Nya.

Dijelaskan dalam ayat tersebut bahwa barang siapa hamba-Ku yang mensyukuri atas nikmat yang Aku berikan, tenanglah Aku akan tambahkan nikmat-Ku padamu. Di ayat tersebut juga Allah melanjutkan dengan ancaman-Nya : Bahwa barang siapa yang tidak syukur terhadap nikmat yang Aku berikan (baik itu berupa kenikmatan / berupa ujian) maka tunggulah sesungguhnya azab-Ku sangatlah pedih.

Mari sahabatku semua kita tanyakan pada diri kita. Apakah kita termasuk hamba yang bersyukur atau hamba yang kufur?

Senin, 28 Februari 2011

Amanah Itu Lebih Berat Dari Dunia Besarta Isinya

Oleh : Zainal Arifin Alfalasany, SE

Pernakah kita bayangkan bila harus meminggul bumi ini? Kalau di ukur berapakah satuan ukuran yang tepat gram, kilo gram, ton, kwintal atau jangan-jangan tidak ada lagi alat ukur di dunia ini yang sanggup mengetahui ukuran berat bumi?

Amanah merupakan satu kosa kata yang singkat namun memiliki makna yang besar. Kenapa demikian? Coba kita simak firman Allah dalam Surat Al Ahzab ayat 72 :

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh,”

Bisakah kita bayangkan tentang betapa beratnya amanah dan beban yang harus ditanggung oleh manusia, dimana langit, bumi dan gunung sebagai makhluk Allah yang perkasa dan kuat merasa lemah dan enggan untuk memikul amanah itu, takut dan khawatir jikalau tidak sanggup menunaikannya. Begitu sombongnya kita (manusia) menawarkan diri untuk memikul amanah tersebut.

Sudah menemukan kira-kira jawaban pertanyaan diatas, satuan ukuran buat AMANAH? Terkadang kita para aktivis dakwah suka meremehkan amanah yang sudah diberikan kepada kita, mungkin kita masuk organisasi yang mengumandangkan panji-panji islam hanya biar dianggap bahwa kita ini aktivis dakwah. Begitu pula kita yang mungkin kiranya sudah menjalankan amanah yang diberikan, tapi masih ada saja rasa ingin memperoleh apresiasi atas kerja kita baik dari orang lain maupaun teman seorganisasi. Astagfirullahal adzim ampuni dosaku ini ya Rabb…
Kata anis mata dalam bukunya, MENCARI PAHLAWAN INDONESIA dijelaskan bahwa pahlawan yang sesungguhnya bukanlah pahlawan yang mati di medan perang yang namanya harum dan selalu diperingati tiap tahunnya. Pahlawan yang sesungguhnya kata anis mata adalah pahlawan yang berkorban dan mati di medan perang semata-mata karena Allah SWT.
Pasti pada bertanya pada diri masing-masing. Sudahkah saya menjadi pahlawan yang berkorban dan berjuang semata-mata karena Allah SWT? Atau karena si ina, itu, ini dan ono?

Tidak ada salahnya kita meluruskan semua itu sekarang. Selama raga masih sehat, nikmat-Nya masih tetap dicurahkan kepada kita, rasa kepedulian akan sesame masih peka terhadap lingkungan sekitar berarti Allah masih mencintai kita dan memberikan kesempatan kepada kita untuk berubah.
Mengutip lirik salah satu nasyid :

“Wahai pemilik nyawaku betapa lemah diriku ini. Berat ujian dari-Mu kupasrahkan semua Pada-Mu. Tuhan baru kusadar indah nikmat sehat itu, tak pandai aku bersyukur kini kuharapkan Cinta-Mu.”

Kata-kata cinta terucap indah mengalir berzikir di kidung doaku sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku. Butir-butir cinta air mataku teringat semua yang Kau beri untukku ampuni khilaf dan salah selama ini Ya ilahi… Muhasabah cintaku...
Tuhan kuatkan aku lindungiku dari putus asa. Jika ku harus mati pertemukan aku denganMu

Kamis, 24 Februari 2011

Sharing (Keutamaan Sholat Isya' & Subuh Berjamaah )

by : Sekjen

Tema pembahasan kali ini tentang "Keutamaan Sholat Isya' & Subuh Berjamaah". Sholat berjamaah memang tak pelak dari perinath utama agama islam. Hamba Allah yang beriman pasti tidak pernah meninggalkan sholat fardlu 5 kali dalam sehari.

Penekanan pada tema kali ini tentang keutamaan sholat isya' & subuh. Bukan berarti sholat fardlu lainnya dianggap sepele, karena bagaimana pun sholat fardlu kedudukannya tetaplah sama. Kenapa kita kali ini lebih fokus pada sholat isya' & subuh? Mari kita coba cermati firman Allah dalam Al-Qur'an & Hadist :

“Dan dirikanlah pula sholat Subuh. Sesungguhnya sholat Subuh itu disaksikan oleh malaikat”. (QS.Al Isroo (17):78)

“Barangsiapa sholat isya secara berjamaah, maka ia bagaikan sholat (malam) setengah malam, dan barangsiapa sholat Subuh secara berjamaah maka ia bagaikan sholat (malam) semalam penuh.” (HR.Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi).

“Sholat terberat bagi orang munafik adalah sholat Isya dan sholat Subuh. Kalau mereka tahu pahala yang disiapkan pada sholat itu, maka mereka akan mendatanginya, meskipun dengan merangkak. Sungguh, aku benar-benar hendak memerintahkan seseorang untuk mengimami manusia, kemudian aku pergi bersama beberapa orang yang membawa seikat kayu bakar kepada suatu kaum yang tidak hadir sholat berjamaah, lalu aku membakar rumah-rumah mereka.” (HR.Bukhari-Muslim)

“Barangsiapa melaksanakan sholat Subuh secara berjamaah, maka ia berada dalam perlindungan Alloh.” (HR. Ibnu Majah). Hadits shohih.

Dari Ayat dan Hadist diatas mari kita jadikan penyemangat untuk berlomba-lomba sholat berjamaah.

Selasa, 22 Februari 2011

Informasi

by : Sekjen

Sore itu ketika saya silaturahmi kerumah saudara di daerah bandung. Seperti layaknya orang yang berkunjung sebagai tamu, mengucap salam, berjabat tangan kemudian duduk bersama sambil menanyakan kabar. Layaknya tuan rumah, saudara saya menyuguhi saya dengan minuman dan mulailah kami berbincang-bincang tentang segala hal. Satu hal yang membuat perbincangan kami menjadi panjang dan penuh makna juga informasi.

Ketika itu perbincangan berawal dari bisnis dan selanjutnya masuk ke ranah pemerintahan kota sragen juga perpolitikan disana. Lebih lanjut saudara saya baru-baru ini telah mudik ke kota sragen dan ternyata suasana perpolitikan disragen tidak seperti yang saya bayangkan.

Banyak orang disragen yang jadi pengusaha besar dikota kelahiran. Tadinya saya juga ingin mengikuti jejak mereka, tapi informasi yang saya peroleh dari saudara. Ternyata untuk berkompetisi usaha di sragen tak semudah yang saya perkirakan. Butuh kenalan para petinggi sragen jika usahanya mau lancar.

Memang kita tidak boleh berputusan asa dalam hidup ini, karena di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin selama kita yakin bahwa Allahlah sang pemilik langit dan bumi. So, mari kita berusaha. Allahu Akbar...3x